Menurut Dony, kegiatan tersebut sebagai bentuk ikhtiar Pemkab Sumedang untuk membantu masyarakat terdampak PPKM Darurat.
"Ini merupakan ikhtiar Pemkab Sumedang, bagaimana negara hadir untuk membantu masyarakat, terutama yang terdampak PPKM Darurat," ucapnya.
Dony menambahkan, pemerintah pusat juga akan memberikan bansos berupa beras untuk KPM di Kabupaten Sumedang sebanyak 5 kg untuk 3.000 KPM dan seberat 10 kg untuk 94.813 KPM. Selain itu, bantuan uang tunai sebesar Rp200.000 untuk masing-masing PKM yang berasal dari APBD Kabupaten Sumedang.
Adapun bansos program "Senyum Dhuafa" sendiri di antaranya bersumber dari hasil zakat, infaq, dan sedekah aparatur sipil negara (ASN) Kabupaten Sumedang yang dikelola oleh Baznas Sumedang.
"Sebanyak 2.770 paket sembako dibagikan kepada 2.770 KPM di 277 desa/kelurahan se-Kabupaten Sumedang. Nanti menyusul paket yang sama dibagikan kepada 600 abang becak dan delman, 600 pedagang pasar sandang, dan 400 pedagang kaki lima," ucapnya.