Atalia Praratya Soroti Satu Kelas SMA Diisi 50 Siswa: Tidak Ideal dan Tak Manusiawi!

Adi Haryanto
Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi Partai Golkar Atalia Praratya. (FOTO: iNews/ERVAN DAVID)

"Bayangkan ngurus anak yang 25 itu saja repot, apalagi ini dua kali lipat dan di usia mereka yang masih remaja. Tolonglah dipikirkan bukan urusan kuantitas tapi kualitas," katanya.

Dia meminta pihak sekolah umum agar lebih reflektif dan tidak merasa sistem pendidikan mereka sudah sempurna. Evaluasi dan pembandingan dengan sistem alternatif dinilai penting untuk meningkatkan mutu pendidikan nasional.

Sebagai perbandingan, Atalia menyinggung kondisi Sekolah Rakyat di Kota Cimahi, SRMA 08 yang menjadi satu-satunya lembaga pendidikan berbasis Sentra milik Kementerian Sosial di wilayah tersebut. Dia menyebut sekolah tersebut sebagai “ruang kehidupan” dengan pendekatan lebih manusiawi.

“Siswa di Sekolah Rakyat mendapatkan hak dasar secara utuh. Ini sebagai bukti kehadiran negara untuk memangkas jalur kemiskinan dan memberi ruang tumbuh kembang bagi anak yang kerap tak punya tempat di sistem pendidikan formal,” ucapnya. 

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Data CKG Sekolah Rakyat: Banyak Anak Indonesia Alami Masalah Gigi

57 tahun lalu

Alasan Menkes Sasar Anak Sekolah di Program Cek Kesehatan Gratis

57 tahun lalu

Daftar 12 Sekolah Lokasi Cek Kesehatan Gratis untuk Anak, Tak Cuma di Jakarta!

57 tahun lalu

53,8 Juta Anak Sekolah Bakal Jalani Cek Kesehatan Gratis, Ini Faktanya! 

57 tahun lalu

Catat! Cek Kesehatan Gratis di Sekolah Mulai 4 Agustus 2025

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal