Dia menjelaskan, kepadatan lalu lintas saat puncak arus balik diperkirakan tidak akan berlangsung terlalu parah. Hal ini karena masyarakat dan wisatawan memilih waktu kepulangan yang berbeda-beda.
"Namun untuk puncak arus balik sendiri tidak akan mengalami kemacetan cukup parah, hal tersebut terjadi karena para wisatawan maupun warga yang akan kembali ke kota asalnya pulang tidak secara bersamaan," ucapnya.
Selain menyiapkan rekayasa lalu lintas, Polda Jabar juga mengimbau masyarakat yang melakukan perjalanan arus balik Nataru Jawa Barat agar tetap mematuhi aturan lalu lintas, menjaga ketertiban serta mengutamakan keselamatan selama perjalanan.
Langkah antisipasi ini diharapkan mampu menjaga kelancaran arus kendaraan dan meminimalkan risiko kecelakaan di jalur-jalur utama Jawa Barat hingga berakhirnya masa libur Natal dan Tahun Baru.