Antisipasi Kematian Massal Ikan, Ini yang Dilakukan Petani KJA di Waduk Saguling

Adi Haryanto
Petani KJA di kawasan Bongas, Cililin, KBB, mulai mengurangi benih yang ditebar sebagai antisipasi terjadinya kematian massal ikan imbas dari cuaca buruk. (Foto/MPI/Adi Haryanto)

BANDUNG BARAT, iNews.id - Petani keramba jaring apung (KJA) di perairan Waduk Saguling, Kabupaten Bandung Barat (KBB), mengurangi benih. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi kerugian besar akibat kematian massal ikan dampak upweling.

"Kemarin-kemarin kondisi cuaca gak menentu dan banyak hujan, makanya supaya tidak rugi besar akibat banyak ikan mati, paling sekarang benih yang dibudidayakan dikurangi," kata petani KJA Asep Elep, Kamis (11/1/2023).

Pria yang juga Ketua Paguyuban Gabungan Baraya Saguling (GBS) yang konsen pada KJA mengaku, tidak ingin mengalami kerugian besar akibat ikan-ikan mati. 

Seperti kematian massal ikan KJA yang terjadi di beberapa daerah. Seperti, Waduk Jatiluhur, Purwakarta, dan Waduk Kedung Ombo, Boyolali.

Jumlah benih ikan yang dikurangi para peternak KJA di kawasan Waduk Saguling antara 50 sampai 70 persen. Misalnya dari 10.000 ekor benih ikan, sekarang dikurangi menjadi hanya sekitar 5.000 ekor. 

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

PMI asal KBB Sulit Kerja di Perkantoran dan Industri, Ini Penyebabnya

57 tahun lalu

Operasi Pemisahan Sukses, Kembar Ayesha dan Aleeya Boleh Pulang ke Cisarua KBB

57 tahun lalu

Pemberhentian Kades dan Sekdes Cibogo usai Jadi Tersangka Tunggu SK Bupati KBB

57 tahun lalu

KCIC Ngalah, Geser Tower Sinyal KCJB Jauh dari Permukiman Warga Kertamulya KBB

57 tahun lalu

Jalan di TPA Sarimukti KBB Ambles, Truk Sampah Mengular 3 Kilometer

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal