Anjing Hutan Ajag Teror Warga Gununghalu dan Rongga KBB

Adi Haryanto
Ilustrasi anjing hutan atau ajag. (Foto: VPC Animals Photo/Alamy)

Sample dari bagian tubuh hewan ternak yang sudah mati tak akan diobservasi di laboratorium. Sebab kematian hewan ternak tersebut bukan akibat serangan anjing yang terjangkit rabies. Berbeda dengan hewan yang rabies yang biasanya dilakukan uji laboratorium untuk memastikan tertular atau tidak.

Disinggung apakah ada warga yang menjadi korban, Wiwin menuturkan, belum menerima laporan warga yang diserang anjing hutan tersebut selain hewan ternak. Kalaupun ada pasti akan langsung dirujuk ke puskesmas untuk ditangani.

Sementara itu, sebagai langkah antisipasi pihaknya mengimbau masyarakat menerangi kandang ternak serta membuat kandangan lebih tertutup sehingga tidak mudah dirusak oleh ajag. "Warga sebaiknya menerangi kandang mereka, terus dibuat penutup kandang ternak yang kuat supaya tidak bisa diterobos," tutur Wiwin.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Alhamdulilah, Akhirnya Sebagian Besar ASN Pemda KBB Terima Gaji

57 tahun lalu

210 Ruang Kelas Rusak Diperbaiki, Disdik KBB Alokasikan dari APBD dan DAK

57 tahun lalu

7.200 Liter Minyak Goreng Ludes Dalam Beberapa Jam Diserbu Warga KBB

57 tahun lalu

Gaji Ribuan ASN di KBB Terlambat Cair, Begini Kata Hengki Kurniawan

57 tahun lalu

Gaji Ribuan Pegawai Pemkab KBB Belum Turun, ASN Bingung Bayar Leasing

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal