Anak Punk Wajah Rambo Hati Rinto Nangis Bertemu Dedi Mulyadi di Ciganea Purwakarta

Agus Warsudi
Diki, anak punk menangis saat berbincang dengan Dedi Mulyadi. (FOTO: ISTIMEWA)

“Gak, Pak. Sebejat-bejatnya orang tua kalau ke anak mah saya larang,” jawab Diki.

Diki yang merupakan pentolan dari kelompok tersebut mengaku tiga anaknya tak pernah tahu apa yang dilakukan di jalan. Sang anak hanya tahu orang tuanya mencari uang untuk dibawa ke rumah.

Di tengah obrolan, Dedi melihat mata Diki tidak biasa. Rupanya Diki memakai bola mata palsu lantaran dulu pernah terlibat perkelahian dengan preman yang memalak uang hasil ngamen. “Waktu itu pulang ngamen dipalak terus ditodong. Mata saya ketusuk besi. Jadi sekarang pakai bola mata palsu,” ujar Diki.

Kang Dedi berharap peristiwa tersebut tidak terulang kembali. Dia pun meminta Diki mencari pekerjaan lain agar anaknya bisa terdidik dengan baik. Sebab jika terus-terusan di jalan, Diki akan selalu pulang malam dan anak tak mendapat kasih sayang orang tua.

“Saya juga sudah sampai titik jenuh, Pak. Sudah pingin kerja. Saya punya keahlian bengkel, ngelas, nyablon. Pernah mau kerja tapi gak bisa, katanya ada tato di wajah. Demi si buah hati saya mah apa saja mau kerja,” tutur Diki.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Banyak Tambang Pasir dan Batu di Garut Selatan, Dedi Mulyadi: Mohon Ditertibkan, Ini Rawan

57 tahun lalu

Dedi Mulyadi Tahan 3 Pelajar SD di Purwakarta seusai Minta Foto Bersama, Kenapa?

57 tahun lalu

Viral Dedi Mulyadi Kesal Ada Ambulans Tolak Bawa Korban Tabrakan ke Rumah Sakit

57 tahun lalu

Dedi Mulyadi Nangis Bertemu Guru Ngaji di Cibukamanah Purwakarta Ini, Kenapa?

57 tahun lalu

Dedi Mulyadi Nangis saat Melepas Sapi-Sapi di Kandang untuk Kurban

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal