Hengki menyatakan, hal tersebut menjadi salah satu cobaan bagi keluarganya yang selama ini selalu ketat menerapkan protokol kesehatan baik di rumah maupun saat keluar beraktivitas. Aktivitas makan di rumah juga selalu bareng dan memperhatikan kebersihan, sehingga tak tahu darimana virus tersebut masuk.
Plt Bupati Bandung Barat menuturkan, saat ini, anaknya yang positif Covid-19 tersebut tengah menjalani isolasi mandiri di rumahnya. Sebelum menjalani tes swab PCR, BP memiliki gejala batuk.
Sementara itu, terkait kasus Covid-19 di Kabupaten Bandung Barat, Hengki mengatakan, saat ini hampir sebagian besar rumah sakit rujukan tengah merawat pasien anak yang terifeksi virus Corona.
"Karena itu saya berharap masyarakat Bandung Barat waspada di tengah lonjakan kasus Covid-19 cukup tinggi saat ini," ucap Plt Bupati Bandung Barat.
"Harus waspada karena sekarang kan yang banyak adalah klaster keluarga. Kalau memang akan beraktivitas di luar rumah disarankan untuk memakai masker secara double," ujar Hengki.