Cara memainkannya, karinding diletakkan di bibir, lalu bagian pemukulnya disentuh agar tercipta resonansi suara. Karindng biasanya dimainkan secara solo atau grup (berisi 2 sampai 5 orang). Secara konvensional menurut seorang ahli menyebutkan nada atau pirigan dalam memainkan karinding yaitu tonggeret, gogondangan, rereogan, dan iring-iringan.
2. Suling
Alat musik tradisional di Jawa Barat lainnya, yakni suling bambu. Alat musik tiup ini berciri lembut dan dapat dipadukan dengan alat musik lainnya dengan baik.
Suling sering dimainkan secara tunggal atau dipadukan dengan alat musik lainnya. Bunyi suling sangat serasi dengan irama lagu Sunda yang mendayu-dayu.
3. Angklung
Angklung merupakan alat musik multitonal (bernada ganda) yang berkembang dari masyarakat Jawa Barat. Alat musik ini dibuat dari bambu, dibunyikan dengan cara digoyangkan sehingga menghasilkan bunyi yang bergetar dalam susunan nada 2, 3, sampai 4 nada dalam setiap ukuran, baik besar maupun kecil.
Dictionary of the Sunda Language karya Jonathan Rigg, yang diterbitkan pada tahun 1862 di Batavia, menuliskan bahwa angklung adalah alat musik yang terbuat dari pipa-pipa bambu yang dipotong ujungnya menyerupai pipa dalam suatu organ, Kemudian diikat bersama dalam suatu bingkai, digetarkan untuk menghasilkan bunyi.