Alasan Tak Pakai Iket di Pengadilan Agama, Dedi Mulyadi: Saya Kehilangan Segalanya

Agus Warsudi
Dedi Mulyadi saat hadir di PA Purwakarta. (FOTO: iNews/IRWAN)

“Sehingga perempuan Sunda itu kekuatannya di rasa dan hati. Dari kekuatan hati ini melahirkan produktivitas,” ujar Kang Dedi.

Pria yang menjabat Wakil Ketua Komisi IV DPR  ini menyontohkan, perempuan pandai memasak tanpa takaran dan selalu enak. Bahkan masakan seorang ibu kerap menjadi makanan terenak di seluruh dunia bagi anak-anaknya.

Tidak hanya soal masakan, dalam pengelolaan ekonomi keluarga juga perempuan akan melakukannya dengan hati. Contohnya ibu kandung Kang Dedi yang berhasil membuat sembilan anaknya menjadi sarjana tanpa menjual barang atau menggadaikan sawah. Padahal saat itu mereka hidup sangat sederhana.

“Maka kekuatan itu lahir dari hati, kekuatan perempuan Sunda terletak pada hatinya. Kalau hatinya lembut, selalu menerima, sabar, pandai bersyukur, jangankan laki-lakinya baik, laki-lakinya bandel saja mampu diredam,” tutur Kang Dedi.

Sementara arti set saringset pageuh iket adalah memakai iket atau ikat kepala khas Sunda dengan kencang. Iket tersebut diikat dengan kencang agar isi kepala bisa fokus sekaligus sebagai lambang kehormatan dan kepemimpinan.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Profil Anne Ratna Mustika, Bupati Purwakarta yang Gugat Cerai Dedi Mulyadi

57 tahun lalu

Ditlantas Polda Jabar Akan Periksa Pelat Nomor Mobil Anne Ratna Mustika

57 tahun lalu

Sidang Gugatan Cerai Anne Ratna Dihadiri Dedi Mulyadi

57 tahun lalu

Alasan Gugat Cerai Dedi Mulyadi, Anne Ratna Mustika: Hak-Hak Istri Tidak Terpenuhi

57 tahun lalu

Disalami Dedi Mulyadi, Anne Ratna Mustika Dingin Sambil Main HP di PA Purwakarta

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal