Berdasarkan pengamatan, dalam video tampak tiga pria mengenakan topi. Mereka beraksi mencopet para pejalan kaki yang melintas di kawasan Alun-alun dan Jalan Asia Afrika, Kota Bandung. Incaran para pelaku kejahatan tersebut umumnya telepon seluler dan dompet.
Di salah satu frame, tiga pelaku mengerjai seorang korban, pria yang mengenakan kaus oranye. Mereka berbagi peran. Dua pria bertugas mengalihkan perhatian korban. Sedangkan satu pria lain yang mengenakan kaus putih mengambil barang berharga di saku celana atau tas korban.
Biasanya, setelah barang berharga milik korban berhasil diambil, pelaku yang berperan sebagai eksekutor akan memberikannya kepada pelaku yang berperan sebagai pengalih perhatian.
Dengan cara ini, korban tak memiliki bukti ketika menuduh eksekutor mencuri barang berharga miliknya. Sementara, pria yang menerima barang berharga milik korban, pergi menjauh.
Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Ulung Sampurna Jaya mengatakan, Polrestabes Bandung dan polsek jajaran tengah menyelidiki kasus pencopten yang videonya viral tersebut. "Kami masih lidik (melakukan penyelidikan)," kata Ulung saat dikonfirmasi wartawna melalui pesan singkat, Senin (1/3/2021).