Akses Masuk Tambang Pasir Ilegal di Argasunya Cirebon Dibongkar Paksa Sekelompok Warga

Muslimin
Video sekelomok warga membongkar paksa akses masuk tambang pasir ilegal di Kelurahan Argasunya, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon viral di media sosial. (Foto: Istimewa).

“Kalau pemerintah daerah sebenarnya sudah melakukan segala upaya supaya tidak terjadi lagi kecelakaan yang merenggut nyawa. Namun kalau akses itu dibongkar paksa oleh warga, itu tanggung jawab mereka sendiri. Pemerintah sudah tegas melarang," kata Edo.

Menurutnya, masih mengkaji langkah hukum atas insiden ini, terutama terkait status kepemilikan lahan tambang yang belum jelas apakah milik pribadi atau lahan garapan.

“Waktu saya kunjungan ke lokasi dua minggu sebelum longsor, ada warga yang dikira pemilik ternyata hanya penggarap,” ucapnya.

Sementara, terkait wacana mengubah kawasan tambang menjadi destinasi wisata, kata dia masih jauh dari realisasi. “Lahan itu statusnya belum jelas, belum ada kajian pembiayaan, dan konsep wisatanya juga belum ada. Jadi saya rasa itu belum bisa dibicarakan sekarang,” ucapnya.

Sebelumnya, Pemerintah Kota Cirebon resmi menutup aktivitas tambang pasir di Blok Kedung Jumbleng, RT 2 RW 10, Kelurahan Argasunya, usai longsor pada Rabu (18/6/2025) yang merenggut nyawa dua penambang, Riyan dan Dani. Penutupan dilakukan atas dasar keselamatan dan karena tambang tersebut beroperasi secara ilegal.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pencarian Korban Longsor Gunung Kuda Dihentikan, Bupati Cirebon: Demi Keselamatan Semua

57 tahun lalu

Konten Pocong Meresahkan Viral di Jember, Emak-Emak Ditangkap Polisi

57 tahun lalu

Dipukul Preman Terminal Bangkalan, Perempuan Penjaga Loket Karcis Bus Lapor Polisi

57 tahun lalu

Kronologi Perempuan Dipukul Preman di Terminal Bangkalan, Berawal Percekcokan Anak Korban

57 tahun lalu

Viral! Perempuan Penjaga Loket di Terminal Bangkalan Dipukul Preman

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal