Ajak Makan Siang , Ini Pesan Ridwan Kamil ke ASN Berkinerja Terbaik

Agus Warsudi
Sindonews
Gubernur Jabar Ridwan Kamil memberikan jamuan makan untuk ASN penerima penghargaan Employee of the Month edisi kedua bulan Agustus 2020 di Gedung Pakuan, Kota Bandung. (Foto Humas Pemprov Jabar).

Kepada delapan ASN tersebut, Kang Emil berpesan agar intens meniatkan bekerja untuk ibadah dan bermanfaat bagi masyarakat Jabar. Dia juga menekankan, penghargaan yang diberikan jangan menjadi tujuan utama dalam bekerja maupun melayani masyarakat.

"Bagi ASN yang belum mendapatkan penghargaan, semangat bekerja jangan menurun karena sudah bersumpah menjadi ASN yang bertugas melayani masyarakat. Tolong sampaikan juga ke ASN lain bahwa kita terus berinovasi," ujar Gubernur.

Kedelapan penerima penghargaan Employee of The Month Agustus 2020 itu adalah:

1. Hening Widiatmoko, Kepala Badan Pendapatan Daerah, Kategori Pimpinan Tinggi Pratama;
2. Sri Endang M, Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Kategori Administrator;
3. Isma Andini P, Kepala Seksi Perencanaan Pengadaan Tanah Dinas Perumahan dan Permukiman, Kategori Pengawas;
4. Hermin Wijaya, Kepala Seksi Keamanan Informasi Dinas Komunikasi dan Informatika, Kategori Pengawas;
5. Turwelis, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia, Kategori Fungsional;
6. Taufik Al Muzaky, Analis Kerja Sama Luar Negeri Biro Pemerintahan dan Kerja Sama, Kategori Pelaksana;
7. Waseso Wibisono, Penyuluh Teknik Informatika Dinas Komunikasi dan Informatika, Kategori Pelaksana; dan
8. Shendy Herdianthy, Pengelola Gaji Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Kategori Pelaksana.

Kang Emil menuturkan, tugas ASN pada masa depan akan dinamis seiring berkembangannya teknologi yang dapat menyelesaikan tugas-tugas rutin. Oleh karena itu, dia meminta ASN di lingkungan Pemprov Jabar terus berinovasi dan beradaptasi dengan tugas-tugas yang dinamis.

"Jabatan di masa depan adalah jabatan yang dinamis. Pegawai berkinerja terbaik bulan Agustus pun telah menyelesaikan tugas-tugas yang dinamis, mengelola ketidakpastian, mengelola sebuah SOP (standar operasional prosedur) supaya dipatuhi, dan lain sebagainya," tutur Kang Emil.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
3 hari lalu

Rumah ASN di Mamasa Dirusak OTK, Polisi Dalami 3 Motif Ini

6 hari lalu

Tegas! Wagub Jabar Sebut ASN yang Terlibat Aktivitas LGBT Bisa Diberhentikan

11 hari lalu

1.000 Lebih ASN di Jabar Diduga Terlibat Judi Online, Transaksi Tembus Rp10 Miliar

11 hari lalu

Viral Terduga Pembunuh Wanita ASN Bangkalan, Kuasa Hukum Sebut Pelaku Masih Diburu Polisi

12 hari lalu

Kisah Hasrianti Guru ASN di Baubau Tetap Mengajar demi Murid meski 6 Tahun Tak Digaji

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal