Air Surut, Banyak Bangunan Bermunculan di Tengah Waduk Jatigede Sumedang

Beben HVA
Bangunan bekas rumah bermunculan di tengah Waduk Jatigede Sumedang. (Foto: iNews.id/Beben HVA)

Dalam sehari warga bisa mendapatkan keong sawah sebanyak 1 kuintal dan dijual seharga Rp4.000 per kilogram.

"Saya memanfaatkan surutnya air dengan mencari tutut atau mengolah tanah yang kering untuk bercocok tanam. Kan area wilayah tergenang cukup subur, jadi saya manfaatkan untuk tanam boled (ubi) dan sayur-sayuran," ujar Agus Suherman, warga lainnya.

Sementara itu, elevasi permukaan air Waduk Jatigede berada saat ini di ketinggian 243 mdpl. Elevasi itu normalnya berada pada ketinggian 262 mdpl. Surutnya permukaan air waduk diprediksi akan lebih parah jika musim kemarau masih panjang.

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Ridwan Kamil Akan Bangun Museum Waduk Jatigede, Bakal Ada Kujang Ratusan Tahun

57 tahun lalu

Kendal Waspada Kemarau Ekstrem Dampak Godzilla El Nino, Kekeringan dan Karhutla Mengintai

57 tahun lalu

Longsor di Lingkar Timur Waduk Jatigede Sumedang, 2 Warung Terdampak

57 tahun lalu

Air Tak Mengalir Ke Rumah, Warga Mandi dari Tangki di Kantor PDAM Lubuklinggau

57 tahun lalu

Jelang Musim Kemarau, Pemprov Jabar Antisipasi Bencana Kekeringan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal