Ahli Farmasi Unpad Soroti Obat Tanpa Resep Dokter Dijual Bebas, Minim Edukasi

Arif Budianto
Ilustrasi apoteker sedang melayani pembelian obat. (Foto: Reuters)

“Contohnya, asam mefenamat, di Malaysia itu harus dengan resep dokter. Di kita bebas beli tanpa resep, bahkan dijual bebas di marketplace,” ujarnya. 

Karena itu, apoteker memiliki peran dalam melakukan edukasi serta menyarankan obat yang tepat. Apoteker punya wewenang memutuskan apakah obat tersebut layak diberikan kepada pasien atau tidak. Selain itu, kurikulum pendidikan farmasi maupun apoteker juga perlu diperkuat. Salah satu yang perlu diperkuat adalah mengenai materi stabilitas obat. 

Menurut dia, kasus dietilen glikol dan etilen glikol dalam obat parasetamol di Gambia merupakan bukti bahwa stabilitas suatu obat jangan diabaikan karena akan menghasilkan dampak bagi penggunanya. 

“Misalnya, ketika aspirin terkena air atau lembab, itu jangan dimakan karena akan terpecah menjadi asam atetat dan menjadi racun kalau dimakan. Masyarakat tidak paham, yang paham apoteker. Kebangetan kalau apoteker sebagai yang bikin obat dia tidak paham itu,” ucapnya. 

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kasus Ginjal Akut, Dinkes Kota Sukabumi Larang Apotek Jual Obat Sirup bagi Anak

57 tahun lalu

Viral! Pria Bermotor Curi Uang di Apotek Gowa Terekam CCTV, Modus Pura-Pura Beli Obat

57 tahun lalu

Kronologi Minibus Tabrak Apotek RS Pamanukan Subang Tewaskan Remaja 

57 tahun lalu

2 Perampok Apotek di Batam Ditangkap, 1 Residivis

57 tahun lalu

Miris, Sepasang Remaja Aborsi Janin Hubungan Terlarang di Wisma Dumai Dibantu Pegawai Apotek

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal