7.500 Balita di Bandung Stunting, Warga Diminta Perkuat Pola Hidup Sehat 

Arif Budianto
Kualitas MPASI bisa menghindari anak tumbuh stunting. (Foto: Reuters)

BANDUNG, iNews.id - Masyarakat diminta memperkuat pola hidup sehat bagi seluruh anggota keluarganya, sebagai langkah antisipasi meningkatnya kasus stunting di Kota Bandung. Saat ini, kasus stunting mencapai 7.500 balita. 

"Misalnya anggota keluarga sibuk dengan gawainya dan sebagian lainnya dengan pekerjaan atau aktivitas lain yang kurang produktif sehingga lupa dengan kewajiban keluarga," kata Sekretaris Daerah Kota Bandung, Ema Sumarna, Senin (25/7/2022). 

Menurutnya, kondisi ini memungkinkan anggota keluarga yang kehilangan arah menjadikan terlantar hingga mengakibatkan kekurangan gizi bahkan stunting. 

"Stunting disebabkan karena kekurangan gizi yang menjadi penyebab kondisi gagal tumbuh pada balita," katanya. 

Meski angka stunting di Kota Bandung mengalami penurunan pada tahun 2021 yaitu  1,34 persen dibanding tahun 2020 atau berkurang 9.567 menjadi 7.568 balita. Persoalan ini harus menjadi perhatian serius pada keluarga karena menyangkut masa depan. 

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Menkes Singgung Kasus Stunting Masih Tinggi, Kematian Ibu Hamil dan Anak jadi Sorotan

57 tahun lalu

Upaya Atasi Stunting dan Tekan Inflasi, Pj Bupati Tanah Laut Turun ke Desa

57 tahun lalu

Pemprov Bangka Belitung Terus Kembangkan Strategi untuk Tangani Stunting

57 tahun lalu

Susu Ikan dari Indramayu Kaya Manfaat, Bisa Atasi Stunting

57 tahun lalu

Purwakarta Sukses Panen Padi Nutri Zinc Antistunting, Produksi 11.090 Ton GKG

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal