Tedy menuturkan, sebagian besar yang terbakar adalah alang-alang dan pohon kaliandra. "Kebanyakan alang-alang dan pohon kaliandra. Pohon produksi kami cek tidak ada di hutan Gunung Malabar ini," tutur Tedy.
Disinggung tentang penyebab kebakaran hutan dan lahan tersebut, Tedy Sumarto mengungkapkan, pihaknya masih melakukan pendalaman bersama Polres Bandung.
"Penyebab kebakaran masih didalami. Yang jelas pemadaman ini terkendala oleh cuaca dan topografi medan yang terjal dan luas," ucap Tedy.
Koordinator penadaman api relawan Gunung Puntang, Abah Oniel menuturkan, sudah tiga hari memadamkan api dengan cara manual karena petugas dan mobil damkar tidak bisa masuk lokasi kebakaran. Selain itu, medan sangat curam.