Pakaian adat ini sangat sederhana. Sebab pangsi dipakai oleh laki-laki dari kalangan rakyat biasa dengan profesi petani dan buruh kasar.
Saat ini, pangsi khas Sunda kembali dihidupkan dengan mewajibkan seluruh pelajar laki-laki di Kota dan Kabupaten Bandung mengenakannya setiap Rabu dan Kamis.
Celana pangsi ini dipadukan dengan kemeja polos hitam yang dikenal dengan salontreng. Pemakai pangsi memadaukannnya dengan ikat kepala dari kain batik atau iket. Sama seperti pangsi, salontreng dibuat dengan jahitan sederhana.
3. Bedahan
Untuk kelas menengah Sunda, mereka mengenakan pakaian adat bedahan yang dikenakan oleh kaum pria. Kaum menengah itu umumnya berprofesi pedagang atau saudagar. Pakaian adat ini mirip jas namun tanpa kerah.
Baju bedahan dilengkapi saku di dada kiri. Biasanya untuk meletakkan jam berantai emas. Ini yang membedakan status sosial penggunanya.