60.000-an Rutilahu di Garut Butuh Bantuan Perbaikan, Wabup Helmi: Jumlahnya Semakin Banyak

Antara
Ilustrasi rumah tidak layak huni. (Foto: Okezone)

GARUT, iNews.id - Sebanyak 60.000-an rumah tidak layak huni (rutilahu) tersebar di beberapa kecamatan Kabupaten Garut. Rutilahu itu membutuhkan bantuan perbaikan dari pemerintah.

Namun kemampuan anggaran pemerintah hanya untuk 3.000 rumah per tahun. "Data yang saya terima terakhir itu sebanyak 60.000-an (rutilahu). Yang terselesaikan (diperbaiki dengan anggaran pemda) rata-rata tiga ribuan (3.000-an)," kata Wakil Bupati Garut Helmi Budiman, Kamis (5/1/2022).

Jumlah rutilahu di Garut, ujar Helmi Budiman, justru semakin bertambah banyak dengan kondisi ketidaklayakan rumah bermacam-macam. Itu belum ditambah dengan rumah yang terdampak bencana hidrometeorologi. "Jumlah rutilahu semakin banyak," ujar Helmi Budiman.

Wabup Garut menuturkan, program penanggulangan rutilahu di Garut mendapatkan perhatian dari  pemerintah pusat melalui sejumlah kementerian. Ada juga dari Pemprov Jabar, termasuk dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).

Selain itu, tutur Wabup Garut, ada juga program rutilahu dari Pemerintah Kabupaten Garut dan juga dari sejumlah perusahaan swasta maupun pemerintah yang menyalurkan program CSRnya untuk perbaikan rumah.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kampung Terpencil yang Indah di Garut, Banyak Hamparan Jagung Berkat Tangan Rapuh si Emak

57 tahun lalu

Garut Gempar, Puluhan Butir Telur Ular Ditemukan di Permukiman Padat Penduduk 

57 tahun lalu

Hilang Berhari-hari, Gadis Belia asal Malangbong Garut Akhirnya Ditemukan

57 tahun lalu

Kronologi Gadis Belia asal Malangbong Garut Hilang Diduga Ikut Kelompok Anak Punk

57 tahun lalu

3 Hari Tak Pulang, Gadis Belia di Garut Diduga Ikut Rombongan Anak Punk

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal