Pihaknya berharap agar kendaraan tersebut dikembalikan secara sukarela. Mengingat kendaraan itu sudah bukan jadi peruntukkannya dan akan dipergunakan oleh pejabat yang sedang menjabat. Semua kendaraan itu sangat dibutuhkan, karena Pemda KBB belum merencanakan untuk pengadaan kendaraan baru.
"Pengadaan kendaraan baru tidak ada rencana karena keuangan Pemda belum memungkinkan. Bahkan kendaraan untuk nanti Pj Bupati KBB kemungkinan akan menggunakan mobil yang digunakan sekarang oleh Pak Hengki," tuturnya.