"Berkaca dari tahun sebelumnya, lapak penjual hewan kurban itu biasanya mencapai 400-an, tersebar di sejumlah wilayah KBB. Sampai sekarang saja, yang terdata sudah lebih dari 150 lapak," ujarnya.
Lebih lanjut dikatakan Unang, sebenarnya stok domba kurban dari wilayah KBB cukup aman. Jumlahnya mencapai 6.000-an dari jumlah populasi puluhan ribu. Terkecuali untuk sapi, KBB masih mendatangkan dari Jawa Timur dan Jawa Tengah, mengingat polulasi sapi di KBB kebanyakan adalah sapi perah.
Untuk memeriksa kesehatan hewan kurban itu, pihaknya menyiapkan sebanyak 40 petugas Tim Pemeriksa Keswan. "Meski sedang pandemi Covid-19, tapi kita tetap harus menjamin kesehatan hewan kurban itu. Baik sebelum dipotong (ante mortem), serta pemeriksaan kesehatan daging (post mortem) setelah dipotong," ucapnya.