"Kami masih memeriksa dan mengejar terduga pelaku lainnya. Mereka saling mengenal," katanya.
Polisi masih menyelidiki motif penculikan disertai pembunuhan terhadap bocah tersebut. Namun, salah satu faktor yang diduga melatarbelakangi aksi keji para pelaku karena masalah utang piutang orang tua korban.
Keluarga menduga pembunuhan APH berhubungan dengan masalah utang piutang antara ibu korban dengan salah seorang nasabahnya. Ibu korban pernah diancam melalui WhatsApp karena menagih utang kepada nasabahnya.
"Sekitar tiga bulan lalu saya pernah ditunjukin isi pesan WA itu karena ditulis pakai bahasa sini, jadi ibu korban dan suaminya tidak mengerti. Lalu saya bantu artikan, intinya isi pesan itu mengancam," ujar keluarga korban, Saiful, Jumat (20/9/2024).
Menurutnya, pesan WA berisi ancaman itu ditujukan untuk ibu korban. "Singkat cerita isinya mengancam. Intinya orang itu berani melawan karena istrinya (ibu korban) usahanya beri kredit pinjaman uang," katanya.