5 Fakta Pembunuhan Purnawirawan TNI AD di Lembang KBB, Tersangka Berbohong

Adi Haryanto
Tersangka HH (kaus tahanan biru) memeragakan adegan menusukkan pisau ke leher korban M Mubin. (FOTO: ADI HARYANTO)

Warga dan petugas pun berencana membawa korban ke Rumah Sakit Sespim Polri. Tetapi saat hendak dibawa ke rumah sakit, nyawa korban tidak tertolong karena kehabisan darah. 

4. Korban Awalnya Dikira Warga Sipil
Tidak ada yang mengira jika korban adalah purnawirawan TNI AD berpangkat letnan kolonel (letkol). Terakhir korban berdinas sebagai Dandim Tarakan, sebelum akhirnya pensiun dari tugasnya

Warga awalnya mengenal korban yang biasa dipanggil Babeh sebagai seorang karyawan biasa, yakni sopir pikap sebuah toko mebel di Lembang. Polisi baru mengetahui korban adalah purnawirawan seusai memeriksa identitas korban. 

Selama hidupnya, korban dikenal sebagai pribadi sederhana dan tertutup. Almarhum dikenal baik meskipun jarang ngobrol dan sehari-hari tidur di mobil pikap yang saat kejadian sedang dia pakai. "Dia kerja di toko mebel sudah dua bulan dan gak ada yang tahu kalau Purnawirawan TNI," kata rekan kerja korban yang bernama, Restu (24).

5. Tersangka Memberikan Keterangan Palsu
Tersangka HH terbukti berbohong dan memberikan keterangan palsu terkait kronologi kejadian kepada polisi. Apa yang disampaikannya setelah ditangkap dan fakta yang diperoleh penyidik Ditreskrimum Polda Jabar berbeda. 

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kesbangpol KBB Ancam Cabut Izin Yayasan Bandung Vision Centre

57 tahun lalu

Polisi Temukan Fakta Baru dari Rekonstruksi Pembunuhan Purnawirawan TNI AD di Lembang

57 tahun lalu

Rekonstruksi Penusukan Purnawirawan TNI di Lembang KBB, Tersangka Peragakan 27 Adegan

57 tahun lalu

Warga Padati Lokasi Rekonstruksi Pembunuhan Purnawirawan TNI AD di Lembang KBB

57 tahun lalu

Hari Ini Polisi Rekonstruksi Pembunuhan Purnawirawan TNI AD di Lembang KBB

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal