JAKARTA, iNews.id – Grup Facebook bernama Kumpulan Barudak Gay SMP/SMA Garut hilang tanpa jejak di jejaring sosial tersebut. Dalam beberapa hari terakhir, grup yang beranggotakan lebih dari 2.500 pengguna akun media sosial (medsos) itu menjadi perbincangan masyarakat mau pun warganet. Bahkan polisi bergerak turun tangan menyelidikinya untuk memastikan kebenarannya.
Dari penelusuran, sebelum viral grup ini terbilang aktif karena dalam sebulan tercatat ada 956 postingan yang diunggah. Pengaturannya pun dibuat terbuka sehingga seluruh postingan, termasuk foto dan video bisa dilihat warganet tanpa harus bergabung di dalamnya.
Berikut sejumlah fakta yang dirangkum iNews.id soal hebohnya grup gay anak sekolahan di Garut, Jawa Barat (Jabar).
1. Grup Gay Dibuat Sejak 2015
Meski baru-baru heboh dan mengejutkan publik, namun sebenarnya grup Facebook Kumpulan Barudak Gay SMP/SMA Garut telah berdiri sejak 15 April 2013 atau telah ada selama lima tahun lalu. Grup ini menjadi sorotan setelah kian maraknya muncul kasus penyimpangan seksual di permukaan.
2. Anggota Mencapai 2.500-an
Saat pertama kali heboh dan menjadi perbicangan warganet, jumlah anggota dalam grup Kumpulan Barudak Gay SMP/SMA Garut tercatat mendekati angka 2.500-an. Rata-rata pengguna akun yang tergabung dalam grup tersebut kalangan pria dan masih berstatus pelajar. Tak hanya warga Garut, namun juga dari berbagai daerah lainnya di wilayah Jabar.