30 Orang Tewas Akibat Tabrakan 2 Kereta, Penumpang Terluka Teriak Minta Tolong

Anton Suhartono
Dua kereta bertabrakan di Distrik Ghotki, Provinsi Sindh, Pakistan, Senin (7/6/2021) dini hari. (Foto: istimewa)

Malik Aslam, saksi mata warga sekitar, mengatakan kepada Geo News TV, melihat sekitar 100 orang terluka. Selain itu dia menghitung 30 jenazah yang dievakuasi.

Sementara itu, Perdana Menteri Pakistan Imran Khan menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga korban tewas atas kecelakaan ini. Dia memerintahkan jajarannya untuk menyelidiki kecelakaan tersebut.

"Dikejutkan dengan kecelakaan kereta api mengerikan di Ghotki pagi ini, menyebabkan 30 penumpang tewas," kata Khan dalam cuitan, seraya memerintahkan penyelidikan menyeluruh terhadap masalah keselamatan perkeretaapian, dikutip dari Reuters.

Pejabat kepolisian Distrik Ghotki, Provinsi Sindh, tempat kecelakaan terjadi, Umar Tufail mengatakan, jumlah korban tewas kemungkinan masih bertambah, mengingat belum semua penumpang dievakuasi serta banyak dari para korban luka yang kritis.

"Tim penyelamat, masih berusaha mengevakuasi sekitar 25 penumpang yang terjepit di dalam gerbong yang ringsek," kata Umar Tufail.

Seorang juru bicara Pakistan Railways mengatakan, kecelakaan maut ini terjadi pada Senin dini hari setelah kereta Millat Express anjlok. Tak berselang lama, kereta tersebut dihantam dari belakang oleh KA Sir Syed Express. Kereta sedang penuh penumpang saat kecelakaan terjadi. 

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Dua Kereta Bertabrakan, 25 Orang Tewas dan Ratusan Terluka

57 tahun lalu

Tabrakan 2 Kereta Tewaskan 30 Orang, PM Pakistan Imran Khan Perintahkan Penyelidikan

57 tahun lalu

Libur Panjang, Stasiun Bandung Dipadati Penumpang Kereta Api

57 tahun lalu

Jelang Libur Iduladha, Penumpang Kereta Api di Daop 7 Madiun Meningkat

57 tahun lalu

Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus, KAI Daop 8 Surabaya Layani 38.000 Penumpang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal