30 KK Mengungsi akibat Pergerakan Tanah di Cibeber Cianjur, Kesehatan Mulai Terganggu

Ricky Susan
Petugas Puskesmas Cibeber memeriksa kesehatan warga terdampak tanah bergerak di tempat pengungsian. (Foto: iNews.id/Ricky Susan)

CIANJUR, iNews.id - Sebanyak 30 kepala keluarga (KK) di Kampung Warungkuda, Desa Selagedang, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur, harus mengungsi ke tempat aman. Hal itu dilakukan setelah perkampungan mengalami tanah bergerak sehingga sangat mebahayakan jika tetap tinggal. 

Pergerakan tanah di wilayah itu terpantau meluas dan retakan tanah semakin dalam dengan lebar hingga mencapai 20 sentimeter.

Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur, Rudi Labis Wibowo mengatakan, retakan dan penurunan tanah di kawasan itu setiap hari meluas.

"Setiap hari pergerakan tanah di kawasan ini menyebabkan retakan dan penurunan tanah hingga 20 sentimeter. Akibatnya, sebanyak 30 KK terpaksa diungsikan ke lokasi yang lebih aman karena rumah mereka terdampak," kata Rudi, kepada wartawan, Rabu (12/10/2022).

Rudi menyebutkan, puluhan KK itu sementara diungsikan dengan menempati rumah milik warga dan kerabatnya yang lokasinya lebih aman.

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

2 Jam Tertimbun Longsor, Pekerja Proyek di Cianjur Berhasil Selamat 

57 tahun lalu

Tanah Bergerak di Sukabumi Meluas, 101 Rumah Rusak dan 367 Warga Mengungsi

57 tahun lalu

Tanah Bergerak di Sukabumi, Ratusan Warga Mengungsi 5 Hari Tinggalkan Rumah Rusak

57 tahun lalu

32 Rumah di Lebak Terancam Roboh akibat Pergeseran Tanah, Bangunan Retak

57 tahun lalu

Tanah Bergerak Terjang Sukabumi! 90 Rumah Rusak, 112 KK Mengungsi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal