Jika terjadi pergerakan tanah, bisa diambil langkah antisipasi sejak dini. Pergerakan tanah diduga dipicu hujan deras dan kondisi tanah di lokasi sangat labil.
Lahan peemukiman warga yang terdampak seluas kurang lebih 3 hektare dan mengalami retakan memanjang dengan lebar antar 3-5 sentimeter.
Selain ditemukan retakan, kontur lahan juga ikut mengalami penurunan permukaan. "Dari keterangan warga, kejadian pergerakan tanah di lokasi itu telah terjadi sebanyak 3 kali," ucap Agus Rudianto.
Diketahui, sebanyak 31 rumah di Kampung Tarikkolot RW 03/04 Desa Cibitung, Kecamatan Rongga, KBB, terdampak pergerakan tanah, Kamis (30/3/2023).
Berdasarkan catatan BPBD, kejadian pergerakan tanah ini merupakan kejadian yang ketiga kali. Sebelumnya bencana serupa juga pernah terjadi tahun 2016 dan 2018.