“Penggeledahan hari ini ditemukan buku-buku, alat panah dan jam. Kedua terduga ini sudah dibawa dan diperiksa. Mereka jaringan JAD,” katanya.
Dalam penggeledahan tersebut, sejumlah warga ikut menyaksikan dari jauh. Mereka mengaku tidak mengenali terduga teroris yang diamankan.
Bahkan untuk namanya pun warga mengaku tak tahu. Mereka selama ini hanya sekadar kenal muka karena orangnya pendiam dan tidak bergaul dengan masyarakat lain.
“Itu memang rumah sendiri gak ngontrak. Sudah lama tinggal di situ. Tapi orangnya tertutup, bagaimana ya saya juga kurang paham. Nama mereka juga saya tidak tahu. Tapi selama ini mereka kerja jualan kue, nanti ada orang ambil dan taruh di warung-warung,” kata Sekretaris RW 3 Kejaksan, Nani Srimulyani.