Setelah mengantar korban, dua orang tersebut langsung pergi dengan alasan hendak melapor ke polisi. Namun, sampai sekarang, dua orang tersebut tak kembali lagi ke rumah sakit.
"Korban mengalami luka lebam di wajah dan badan belakang (punggung). Terus yang lainnya belum keliatan, nanti mau dicek lagi," ujar Kompol Dadang Cahyadiawan.
Peristiwa pengeroyokan yang menewaskan korban juga terjadi Kecamatan Cibeunying Kidul. Informasi yang diperoleh menyebutkan, korban seorang pemuda dalam kondisi terluka sabetan senjata tajam dan telah tewas, dibawa ke RS Santo Yusuf oleh dua orang.
Korban menderita luka lebam di tubuh hingga luka bacok di bagian kepala. Dua orang yang mengantar menyebutkan kepada petugas RS Santo Yusuf, korban terluka akibat berkelahi di Jalan Surapati.
Seusai mengantarkan korban, kedua orang itu pergi dan tidak kembali lagi dengan alasan hendak mengambil korban lain.
Polsek Cibeunying Kidul belum memberikan konfirmasi terkait peristiwa pengeroyokan yang menyebabkan satu pemuda tewas itu.
Sementara itu, Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Aswin Sipayung mengatakan, terkait tiga kasus pengeroyokan yang menewaskan dua pemuda dan satu terluka itu dalam penyelidikan. "Para pelaku sedang dikejar," kata Kapolrestabes Bandung.