BOGOR, iNews.id - Dua warga Kota Bogor meninggal dunia akibat penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) dalam sebulan terakhir. Warga diminta waspada dan menjaga kesehatan pada peralihan musim dari musim hujan ke kemarau atau pancaroba.
"Pendataan dari 22 RS dan Puskesmas rawat inap di Kota Bogor belum melaporkan keseluruhan data penderita sakit maupun yang meninggal dunia. Tapi memang sudah ada 1 orang (Februari) yang meninggal dan tambahan 1 orang (Maret) lagi," kata Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim, Selasa (10/3/2020).
Meski demikian, dengan adanya kasus korban DBD dalam triwulan pertama itu belum termasuk kejadian luar biasa (KLB). Dia mengatakan kasus DBD di Bogor berbeda dengan di Sikka.
"Karena dari sisi kuantitas belum bisa dikategorikan KLB. Sebagai perbandingan saja Kabupaten Sikka di NTT dikategorikan KLB karena jumlah pasien disaat bersamaan ada 1.000 an kasus," ujarnya.
Dia menyebutkan, berdasarkan data dari Dinas Keseharian Kota Bogor pada triwulan pertama 2020 terdapat 60 kasus pasien yang dirawat di beberapa RS di Kota Bogor dan data pasien meninggal dunia dua orang.