“Dua orang bermain di lokasi tersebut bersama satu orang keluarganya. Kemudian keluarganya melihat keduanya terbawa arus. Satu berhasil diselamatkan, sementara satu lainnya hilang,” ujarnya.
Saat ini, tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, Polairud, dan relawan masih melakukan pencarian korban hilang.
“Pencarian terus kami lakukan bersama tim gabungan, menggunakan perahu dan peralatan yang ada,” katanya.
Kapolres menjelaskan lokasi kejadian berada di luar zona wisata dan minim pengawasan.
“Lokasi tersebut di luar zona wisata dan di luar tanggung jawab pengamanan kami. Kami imbau masyarakat untuk tetap berada di zona wisata yang sudah ditentukan demi keselamatan,” ucapnya.
Arus laut di kawasan Pelabuhan Cikidang dikenal cukup kuat dan berbahaya, terutama di titik-titik tertentu. Hingga saat ini, proses pencarian terhadap korban yang hilang masih terus dilakukan oleh tim SAR dengan harapan korban segera ditemukan.