2 Bobotoh Tewas di Stadion GBLA, Wali Kota Bandung: soal Sanksi, Lihat Nanti

Agung Bakti Sarasa
Wali Kota Bandung Yana Mulyana memberikan keterangan terkait insiden tewasnya dua bobotoh. (FOTO: AGUNG BAKTI SARASA)

"Tapi mudah-mudahan ini menjadi pelajaran karena setelah dua tahun Persib tidak melakukan pertandingan di rumahnya atau homebase-nya, sehingga terjadi euforia yang luar biasa dari para bobotoh, mudah-mudahan tidak terjadi lagi hal seperti ini," kata Yana. 

"Mari kita doakan almarhum tentunya wafat dalam keadaan husnul khatimah dan kita doakan juga Persib tetap bisa menjalani kompetisi pramusim, sehingga bisa jadi juara dan mudah-mudahan itu jadi hadiah buat kita semua," sambung dia. 

Terkait evaluasi dan sanksi bagi panpel, Yana menjelaskan bahwa evaluasi tentu bakal dilakukan, terutama oleh panpel. Terlebih, kata Yana, Kota Bandung kini menerapkan PPKM level 1 dimana kapasitas maksimal gedung untuk berbagai acara, termasuk pertandingan sepakbola dibatasi hanya 75 persen. 

"Satgas itu kan sebenarnya sudah menetapkan kapasitas maksimal 75 persen, tapi kelihatannya dari laporan disampaikan tadi malam itu kan kapasitasnya itu melebihi, ini yang nanti akan dievaluasi oleh panitia pelaksana," jelasnya. 

Yana mengatakan, belum bisa menjelaskan soal sanksi untuk pihak panpel. Dia beralasan, belum menerima laporan secara utuh terkait insiden tersebut. "Kita lihat lah nanti, karena kami juga belum dapat laporan secara utuh," tandas Yana.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

2 Bobotoh Persib Tewas di Stadion GBLA, Pengamat Bola: Panpel Harus Benahi Skrining Tiket

57 tahun lalu

2 Bobotoh Persib Tewas di Stadion GBLA, Umuh Muchtar: Jangan Saling Salahkan

57 tahun lalu

Pemakaman Ahmad Solihin Bobotoh Persib: Sepupu: Almarhum Terinjak dan Tertimpa Pagar

57 tahun lalu

2 Bobotoh Tewas di Stadion GBLA, Polrestabes Bandung Lakukan Penyelidikan

57 tahun lalu

Kronologi 2 Bobotoh Persib Tewas, Kabid Humas Polda Jabar: 8 Pintu Stadion GBLA Jebol

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal