2 Anak di Tasikmalaya Meninggal akibat DBD

Asep Juhariyono
Pemakaman 2 anak di Tasikmalaya meninggal dunia akibat DBD. (Foto iNews/Asep Juhariyono).

TASIKMALAYA, iNews.id - Dua anak M Jibril (10) dan Seni Nur Waffa Oktaviani (5) di Desa Pamoyanan, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat meninggal dunia akibat demam berdarah dengue (DBD). Keduanya sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Singaparna Medika Citrautama.

"Bulan ini ada beberapa kasus terjangkit DBD di antaranya Kampung Cipanas dan Pasung sudah sembuh, tapi di Desa Pamoyanan meninggal dunia," kata Kepala Desa Pamoyanan, Aha Nugraha di Tasikmalaya, Selasa (11/8/2020).

Atas kasus tersebut, dia berharap pemerintah mengambil tindakan untuk menangangi DBD. Menurut dia, kasus DBD menjadi kategori kejadian luar biasa (KLB).

"Kami berharap pemerintah mengambil tindakan karena menurut saya masuk kategori KLB kasus beda dengan Covid-19," ucap dia.

Dia juga berharap masyarakat membersihkan lingkungan agar tidak terkena DBD.

"Alhamdulillah Covid-19 di desa tidak ada dan berharap masyarakat bisa membersihkan lingkungan," ucap dia.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Motif Kurir Paket Siram Air Keras di Tasikmalaya karena Sakit Hati, 4 Korban Masih Dirawat

57 tahun lalu

Kronologi Kurir Paket Siram Air Keras Lukai 10 Pekerja Gudang, Berawal dari Dilaporkan

57 tahun lalu

Terungkap! Pelaku Siram Air Keras ke 10 Pekerja Gudang di Tasikmalaya Ternyata Kurir Paket

57 tahun lalu

Mencekam! Pria Mengamuk Siram Air Keras ke Karyawan Gudang di Tasikmalaya, 10 Orang Terluka

57 tahun lalu

Libur Lebaran Seru di Gunung Galunggung, Wisata Alam di Tasikmalaya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal