2.461 Warga Jabar Terjangkit DBD, 18 Penderita Meninggal

Antara
Pasien DBD saat mendapat perawatan di salah satu RS di Cimahi, Jabar, beberapa waktu lalu. (Foto: dok iNews)

Sebagai bentuk kewaspadaan dini terhadap kasus DBD, Dinkes Jabar melaksanakan Sistem Kewaspadaan Dini dan Respon (SKDR). Melalui sistem ini, maka semua kabupaten/kota di Jabar wajib melaporkan kasus suspek DBD atau penyakit lainnya ke Dinkes Jabar.

Hasil SKDR suspek DBD sepanjang Januari 2019, pekan pertama ada 417 penderita, minggu kedua 549 penderita, minggu ketiga 911 penderita dan pada minggu keempat Januari 1.113 penderita DBD.

"Kecenderung awal Februari kasusnya (DBD) masih meningkat. Untuk itu perlu meningkatkan kewaspadaan dini," tuturnya.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

10 Warga Jabar Terpapar Virus Super Flu, Terdeteksi sejak Agustus

57 tahun lalu

Balita di Sukabumi Meninggal Tubuh Dipenuhi Cacing, Dinkes Jabar Minta Maaf

57 tahun lalu

162 Orang di Bangka Barat Terjangkit DBD, Paling Banyak Kecamatan Mentok

57 tahun lalu

DBD dan Malaria Mewabah di Nias Selatan, Data BNPB 8 Pasien Meninggal

57 tahun lalu

Pasien DBD di RSUD Indramayu Melonjak hingga 600 Persen, Paling Banyak Balita dan Anak-Anak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal