Prof Jaka menuturkan, pada 2021 ini, sebanyak 10.637 peserta telah mendaftar ke ITB melalui jalur SNMPTN. Dari jumlah tersebut, sebanyak 984 pendaftar mendaftar dengan Kartu Indonesia Pintar (KIP)-Kuliah. Dari 984 orang itu, hanya 142 calon mahasiswa yang diterima melalui jalur KIP-Kuliah tersebut.
“Dalam melakukan seleksi penerimaan, kami selalu mengedepankan kualitas akademik calon mahasiswa,” tutur Prof Jaka.
Terkait keringanan dalam pembiayaan, kata Prof Jaka, ITB memberikan kesempatan bagi calon mahasiswa yang kurang mampu untuk mengajukan beasiswa uang kuliah tunggal (UKT).
“ITB akan memenuhi kuota mahasiswa yang mendapatkan pembebasan UKT sebesar 20 persen di akhir masa penerimaan mahasiswa sarjana,” ucap Prof Jaka.
Selain melalui SNMPTN, ujar Prof Jaka, ITB juga membuka jalur SBMPTN dan Seleksi Mandiri. Sementara bagi calon mahasiswa yang menginginkan pengalaman internasional dapat memilih jalur kelas internasional.