16 Desa di Purwakarta Berisiko Kekeringan Tinggi, Andalkan Penyimpanan Air Buatan

Asep Supiandi
Kabupaten Purwakarta bersiap menghadapi dampak El Nino. Sejumlah langkah akan dipersiapkan untuk meminimalisasi risiko kekeringan. (Foto: Ilustrasi)


Data dari Dinas Pangan Dan Pertanian (Dispangtan) Purwakarta menyebutkan, saat ini Purwakarta memiliki sebanyak 33 embung. Embung-embung itu tersebar di 30 desa di sepuluh kecamatan meliputi Bojong, Darangdan, Wanayasa, Kiarapedes, Pondoksalam, Plered, Maniis, Pasawahan, Cibatu dan Kecamatan Campaka.

"Secara umum semua embung itu berfungsi sangat baik sebagai penampung air. Selama musim kemarau yang berat dampak El Nino nanti. Embung-embung itu bisa dimanfatkan petani sebagai sumber air pertanian," kata Bupati Anne.

Sementara, Kepala Dispangtan Purwakarta Sri Jaya Midan menjelaskan, setiap embung mampu menyimpan cadangan air minimal 500 meter kubik. Cadangan air setiap satu embung  itu, mampu membantu pengairan sawah sedikitnya 20 hektare.

"Dengan total 33 embung, maka sedikitnya 660 hektare sawah yang rawan kesulitan air bisa dibantu pengairannya," ucap Midan.

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Karawang Dilanda Kekeringan, BPBD Harus Suplai Air Bersih hingga Tengah Malam

57 tahun lalu

Kendal Waspada Kemarau Ekstrem Dampak Godzilla El Nino, Kekeringan dan Karhutla Mengintai

57 tahun lalu

Siaga Penuh! 7.000 Personel Gabungan Disiapkan Antisipasi Karhutla di Kalteng

57 tahun lalu

ITB Pasang Pompa Air Tenaga Surya di Lokomea TTU, Bantu Petani Atasi Kekeringan

57 tahun lalu

Kekeringan Landa Woha Bima, Warga Kesulitan Dapat Air Bersih

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal