Dia melanjutkan untuk padi yang sudah ditanam dan baru berumur satu bulan hektare di Kecamatan Kandanghaur seluas 1.300 hektare lebih. Sedangkan untuk lahan yang baru digarap atau dibajak juga terdapat ribuan hektare.
Untuk itu, kata Waryono, sangat dibutuhkan pasokan air baku dari Waduk Jatigede, agar tanaman para petani bisa diselamatkan dan tidak kembali gagal panen seperti tahun kemarin.
"Yang kami harapkan ada kebijakan dari Pemerintah Daerah, agar air dari Waduk Jatigede bisa mengairi lahan pertanian," katanya.
Sementara Plt Bupati Indramayu Taufik Hidayat menjelaskan, wilayah hilir dari sistem irigasi mendapatkan perhatian serius dan harus mendapatkan perioritas pembagian air.
Pasalnya, wilayah Kecamatan Kandanghaur, Losarang, dan Gabuwetan sudah mulai kesulitan air. Sementara wilayah yang ada di depan saluran Cipelang sampai saat ini dan beberapa hari ke depan masih cukup aman.
"Saya tegaskan pertanian di hulu saluran ini harus mendapatkan prioritas. Wilayah yang ada di depan masih cukup aman. Para petani juga harus disiplin dalam menggunakan air. TNI dan Polri tetap akan mengawasi pendistribusian air ini," kata Taufik.
Berita Lain Bisa Dibaca di Sindonews.com:Hari Ini Udara Ciayumajakuning Lebih Hangat Dibanding Kemarin