Dedi menyatakan, pendampingan yang dilakukan Disparbud Jabar bersama dinas pariwisata di kota dan kabupaten dalam rangka ADWI 2021 menyangkut banyak hal. di antaranya pemanfaatan digital marketing atau promosi melalui media sosial.
Adapun yang berkaitan dengan penilaan ADWI 2021, pihaknya memberikan pendampingan pembuatan foto atau video untuk video profil desa wisata, pengelolaan homestay, toilet, standar CHSE, penguatan produk lokal, serta pengemasan produk dan branding-nya.
"Kami optimistis bisa meraih juara dari berbagai kategori dan kelas (rintisan, berkembang dan maju). Anugerah Desa Wisata ini juga sebagai ajang untuk mempromosikan desanya dan memperkuat jejaring desa wisata baik di Jawa Barat maupun nasional," ujar Dedi.
Upaya pendampingan tersebut, tutur Kadisparbud Jabar, melibatkan akademisi. Contohnya, untuk kategori homestay, toilet dan CHSE, pihaknya menggandeng akademisi dari Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) yang akan menjelaskan standar kebersihan dan indikator lain dalam penilauan ADWI 2021.
Contoh lainnya, kategori kuliner akan melibatkan komite Ekraf Jabar untuk memberikan pemahaman mengenai pengemasan, kesehatan, packaging, dan branding. Pendampingan ini pun juga meliputi bimbingan penyusunan proposal, mengemas foto, dan video.