Dijelaskannya, masa inkubasi PMK itu paling lama 14 hari, paling singkat 3 hari. Jadi sapi yang sempat tertular itu harus disembuhkan dulu dan setelah enam bulan kemudian baru bisa divaksin.
Sebab sapi yang terkena PMK bisa mengalami penurunan produksi susu hingga bobot berat badan, walaupun dagingnya masih bisa dikonsumsi. "Jadi kalau sapi perah terkena PMK, jika biasanya dia bisa menghasilkan susu normalnya 15 liter, kalau kena PMK paling 3-5 liter," tutur Undang Husni Tamrin.
Vaksinasi PMK tahap pertama ini dilakukan untuk melindungi populasi sapi di zona hijau agar tidak terpapar wabah. Yakni di Kampung Pasir Ipis, Desa Jayagiri, Kecamatan Lembang, KBB di mana populasi di wilayah itu masih tercatat sebagai zona hijau.
Perinciannya, 400 dosis untuk peternak di Lembang, 400 untuk sapi di Balai Pembibitan di Lembang dan 300 di Balai Inseminasi Buatan (BIB) Lembang. "Fokusnya sekarang masih ke sapi perah, kalau untuk sapi potong lebih kepada pencegahan atau isolasi agar bisa terhindar dari penularan," ucapnya.