Pangsi khas Jawa Barat kembali dihidupkan dengan mewajibkan seluruh pelajar laki-laki di Kota dan Kabupaten Bandung mengenakannya setiap Rabu dan Kamis. Celana pangsi ini dipadukan dengan kemeja polos hitam yang dikenal dengan salontreng.
Pemakai pangsi memadukannnya dengan ikat kepala dari kain batik atau iket. Sama seperti pangsi, salontreng dibuat dengan jahitan sederhana.
3. Bedahan
Pakaian adat bedahan biasanya dipakai oleh pria dari kalangan kelas menengah yang berprofesi pedagang atau saudagar, dan pegawai pemerintah. Pakaian adat ini mirip jas namun tanpa kerah. Baju bedahan dilengkapi saku di dada kiri. Biasanya untuk meletakkan jam berantai emas. Ini yang membedakan status sosial penggunanya.
Sedangkan wanita Sunda dari kelas menengah, mengenakan kebaya yang dilengkapi ornamen dari emas. Untuk aksesorisnya menggunakan selendang berwarna, ikat pinggang yang dinamakan beubeur, alas kaki berupa selop yang dinamakan kelom geulis, dan perhiasan berupa kalung, gelang, giwang atau anting, dan cincin yang terbuat dari perak atau emas.
4. Menak
Pakaian adat menak terbuat dari bahan beludru. Menak merupakan sebutan bagi bangsawan Sunda. Untuk menunjukkan status sosial atau keturunan darah biru, para menak mengenakan jas yang disulam benang emas di bagian ujung lengan dan tengah jas, sehingga terkesan mewah.