"Dalam perjalanan pulang sopir bus tidak dapat mengendalikan kendaraannya. Penyebab kecelakaan ini masih didalami oleh petugas. Mohon waktu," kata Kapolres Ciamis ditemui di lokasi kejadian, Sabtu (21/5/2022) malam.
Akibat kecelakaan lalu lintas itu, ujar AKBP Tony Prasetyo Yudhangkoro, berdasarkan hasil pendataan tim Dokkes Polres Ciamis, empat korban meninggal dunia. Sedangkan luka ringan dan sedang sebanyak 19 orang.
Belasan korban luka ringan dan sedang, mendapatkan penanganan medis di Puskesmas Payungsari 16 orang dan tiga di Puskesmas Panjalu. "Sampai dengan pukul 23.30 WIB, Tim Dokkes Polres Ciamis masih terus melakukan pendataan korban yang berada di Puskesmas Panjalu dan lainnya," ujar AKBP Tony Prasetyo Yudhangkoro.
Sementara itu, proses evakuasi bangkai bus pariwisata masih dilakukan petugas menggunakan alat berat dan kendaraan derek. Selain itu pendataan korban kecelakaan masih dilakukan oleh Tim Dokkes Polres Ciamis.
"Kami Polres Ciamis Polda Jabar masih terus melakukan pendataan korban dan penyelidikan lebih lanjut atas kecelakaan bus pariwisata PO Pandawa yang membawa rombongan peziarah ini," tutur Kapolres Ciamis.