Proses pengerjaan dimulai dari pemilihan bambu. Setelah itu bambu dipotong dan melewati proses pengulatan atau penganyaman.
Jumlah bambu yang dibutuhkan mencapai ratusan batang. Bambu-bambu itu didatangkan dari Kabupaten Bangli.
Patung Soekarno dari anyaman bambu ini dikerjakan oleh tangan-tangan terampil seniman Bali. Proses pengerjaan sudah 90 persen dan hampir rampung.
Patung tersebut akan diletakkan di objek wisata Alas Harum yang berada di Tegallalang, Gianyar dan diharapkan menjadi ikon pariwisata baru di Bali.