Gus De merinci 14 akses pantai di seluruh wilayah Sanur Kangin dan Intaran yang mulai dibatasi untuk seluruh kegiatan, yakni akses dari Dalem Pengembak (bypass), Kayu Menengen (Jalan Pengembak), Mertasari (Pura Mertasari), Mercure, Jalan Cemara Sanur Beach, Pantai Semawang, Jalan Duyung Hyatt, Jalan Pantai Indah, Pantai Parigata Batujimbar, Pantai Karang, Pantai Sindu, Pantai Segara Ayu, Pantai Matahari Terbit dan akses Pantai Bangsal (Makbeng).
"Yayasan Pembangunan Sanur beserta desa adat dan desa dinas se-Sanur merupakan garda terdepan dalam monitoring kawasan. Kami sadar betul, faktor keamanan suatu kawasan wisata harus dijaga, sehingga kami menjalin kerja sama berbagai unsur swadaya masyarakat untuk menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan," ujar dia.
Dengan pembatasan kawasan Pantai Sanur, Gus De berharap dapat mencegah atau memutus mata rantai Covid-19 dan masyarakat juga menjadi tenang. "Harapan kami Covid-19 cepat hilang dan ekonomi masyarakat menjadi normal kembali," ucap dia.
Untuk memutus rantai penyebaran Covid-19, Gus De mengajak semua pihak untuk berdisiplin sesuai arahan pemerintah, yakni disiplin untuk menggunakan masker di tempat terbuka.
"Penggunaan masker memiliki dua fungsi, yakni bagi yang sakit (batuk dan flu) percikan/ droplet akan tertahan oleh masker dan percikan itu tidak akan keluar dan mengenai orang lain," kata dia.
Sedangkan penggunaan masker bagi yang sehat, akan terhindar, terutama pada wajah bagian hidung, mulut dan mata dari percikan droplet orang lain.