"Pembangunan ini dapat dilaksanakan berkat komitmen penuh Bapak Menteri PUPR beserta jajaran dalam mengalokasikan anggaran untuk pembiayaan pembangunan fisik sesuai rencana," tutur mantan anggota DPR dari PDIP ini.
Koster juga berpesan kepada kontraktor Sinarbali-Citra KSO yang memenangi tender proyek ini bekerja sesuai aturan dan penuh tanggung jawab.
"Sesuai dengan spesifikasi teknis, dan selesai tepat biaya, tepat mutu dan tepat waktu," ujar Koster.
Pembangunan titik 7A, 7B, 7C, dan 8 shortcut Singaraja-Mengwitani ditargetkan selesai pada 2022. Total anggaran sebesar Rp145,6 miliar.