"22 Februari. MD mulai menunjukkan gejala kemudian berobat ke RS Mitra Depok dan diagnosa terkena tifoid dd ISPA dan pasien diduga COVID-19. 29 Februari, MD dirujuk ke RSPI SS," ujar Dinkes Depok.
Pada 1 Maret. MD diambil spesimen berupa nasofaring, orofaring, serum, dan sputum serta telah dikirim ke Litbangkes.
"Pengambilan spesimen BAL akan dikirim kemudian. Kasus masuk kategori pengawasan," kata Dinkes Depok.
Tindakan yang sudah dilakukan yakni tata laksana kasus, pengobatan, pengambilan, dan pengiriman spesimen.