Bambang melanjutkan, pelatihan diberikan karena pecalang nantinya akan dilibatkan langsung dalam pengamanan KTT G20. Mereka akan ditempatkan di lokasi event, pelintasan yang dilalui delegasi hingga obyek wisata yang bakal dikunjungi peserta.
Selama pelatihan, pecalang diberikan pengetahuan dan peningkatan kemampuan dalam melaksanakan tugas kepolisian secara terbatas.
"Dengan begitu, diharapkan segala bentuk gangguan keamanan sekecil apapun dapat diselesaikan di tingkat paling bawah," ujar Bambang.