Mahayastra mengatakan, Gugus Tugas saat ini fokus mengintensifkan pelacakan terhadap orang-orang dari dua klaster tersebut agar transmisi lokal tidak terus meluas.
"Jangan sampai mereka bergaul dan ke mana-mana. Apalagi orang yang tanpa gejala (OTG) juga ikut membuat transmisi lokal meningkat," ujarnya.
Selain dua klaster tersebut, sejumlah pasar tradisional di Gianyar juga dalam pengawasan. Mahayastra menuturkan, Pemkab Gianyar tidak akan menutup pasar. Namun, penerapan protokol kesehatan di pasar akan diperketat untuk mencegah munculnya klaster baru di pasar seperti di wilayah lain di Bali.
"Sebelumnya ada satu kasus transmisi lokal di pasar yakni di Samplangan, namun itu sudah diisolasi. Bagi yang pernah kontak juga sudah di-rapid test dan diuji usap," ucapnya.