Tolak Autopsi, Keluarga Turis Jepang Tewas Main Flying Fish Akan Pulangkan Jenazah Korban

Indira Arri
Reza Yunanto
Flying fish di Tanjung Benoa Bali memakan korban jiwa turis Jepang, Kikuchi Satoshi (60). (Foto: Indira Arri)

Peristiwa yang merengut nyawa korban terjadi pada Jumat (18/8/2023) sekira pukul 10.00 Wita. Korban dan anaknya Kikuchi Haraki (15) main flying fish di Tanjung Benoa Bali.

Malapetaka terjadi sekitar 40 meter setelah flying fish yang ditarik speedboat berjalan. Tiba-tiba Flying Fish yang mereka naiki oleng dan miring.

Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan. (Foto: iNews/Indira Arri)

Korban dan anaknya terjatuh dari ketinggian sekitar 3 meter dari permukaan air.

Nyawa korban tak tertolong meski sempat diberikan pertolongan darurat. Sedangkan anaknya mengalami luka di pelipis mata kiri.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Geger! Mayat Tanpa Identitas Ditemukan Tersangkut di Sungai Ayung Ubud Bali

57 tahun lalu

Kemarau Meluas, Bali dan Nusa Tenggara Alami Hari Tanpa Hujan

57 tahun lalu

Pekerja Migran asal Kebumen Tewas Ditikam di Jepang, Keluarga Minta Jenazah Dipulangkan

57 tahun lalu

Pria di Buleleng Oplos LPG Subsidi ke Tabung 12 Kg, Sehari Dapat Rp1 Juta Kini Dipenjara

57 tahun lalu

Warga Gianyar Geger, Pemandu Tamu Ditemukan Tewas dalam Mobil

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal