"Upaya ini dilakukan dengan cara memberikan plasma dari pasien Covid-19 yang sembuh untuk didonorkan kepada pasien yang masih dirawat," katanya.
Suyasa mengatakan, untuk meningkatkan jumlah pendonor, Fakultas Kedokteran Unud bekerja sama dengan berbagai lembaga dan instansi, baik TNI/Polri maupun Dinas Kesehatan Provinsi Bali.
Sebelumnya, terapi plasma konvalesen juga telah dilakukan pertama kali kepada pasien Covid-19 yang dirawat di RS PTN Unud dengan bantuan plasma dari RSPAD. Hasilnya, secara klinis pasien Covid-19 membaik. "Alternatif ini diharapkan dapat terus dikembangkan dalam penanganan Covid-19," ujarnya.