DENPASAR, iNews.id - Berbeda dengan wilayah lain, tim Hisab Rukyat Kantor Wilayah Kementerian Agama di Provinsi Bali tidak dapat melihat hilal. Awan mendung menghalangi pengamatan hilal.
"Dari pemantauan tim kami sampai waktu yang durasi 17 menit sampai batas pengamatan tim tidak ada satu pun petugas yang melihat. Jadi keputusan kami bahwa tim Hisab Rukyat Provinsi Bali hilal tidak kelihatan," ujar Kepala Bidang Bimas Islam, Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali, Nurkhamid, Kamis (23/4/2020) malam.
Dia menuturkan, pengamatan hilal untuk penentuan awal Ramadhan 1441 H dilakukan di Pantai Jerman, Kuta pada sore tadi. Namun hingga waktu habis, tim tidak dapat melihat hilal karena tertutup awan.
Dia menjelaskan, secara teori sebenarnya hilal sudah berada pada posisi tiga derajat. Walaupun tipis tapi karena tertutup awan mendung maka hilal di wilayah tersebut tidak terlihat.
"Jadi semua tim yang melaksanakan pemantauan baik dari Kementerian Agama, Pengadilan Agama Kota Denpasar dan Kabupaten Badung, NU Provinsi Bali, Muhammadiyah Provinsi Bali dan BMKG serta MUI Provinsi Bali tidak ada yang melihat hilal," katanya.
Hasil pengamatan hilal di wilayah Bali ini, kata dia, telah dilaporkan ke Tim Hisab Rukyat Kementerian Agama RI.