Tawur Agung Kesanga Digelar Terbatas, Tak Ada Pengarakan Ogoh-Ogoh

Aris Wiyanto
Bagus Alit
Persiapan Nyepi di Bali. (Foto: Koran Sindo)

Pelaksanaan Tawur Agung Kesanga dengan protokol kesehatan yang ketat dan membatasi peserta yang hadir.

"Yang ada di areal hanya sebagian saja, sebagian menunggu tirta di Pura Jagadnatha untuk menjaga protokol kesehatan," kata Kepala Kantor Agama Denpasar, I Gusti Gede Agung Manguningrat.

Hal berbeda dalam Nyepi tahun ini yakni ditiadakannya pawai ogoh-ogoh. Biasanya, setelah upacara Tawur Agung Kesanga, umat Hindu akan mengarak ogoh-ogoh berukuran besar. 

Tradisi Nyepi itu biasanya melibatkan banyak orang, sehingga dilarang karena berpotensi menyebarkan Covid-19.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Geger! Mayat Tanpa Identitas Ditemukan Tersangkut di Sungai Ayung Ubud Bali

57 tahun lalu

Kemarau Meluas, Bali dan Nusa Tenggara Alami Hari Tanpa Hujan

57 tahun lalu

Pria di Buleleng Oplos LPG Subsidi ke Tabung 12 Kg, Sehari Dapat Rp1 Juta Kini Dipenjara

57 tahun lalu

Warga Gianyar Geger, Pemandu Tamu Ditemukan Tewas dalam Mobil

57 tahun lalu

2 Kapal Kandas di Pelabuhan Gilimanuk, Sopir Truk Terjebak Antrean Berjam-jam

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal